Sewami Berita Buka Sewami
Tips & Trik

5 Tips Serah Terima Barang Aman agar Terhindar dari Sengketa

Serah terima adalah momen paling penting dalam transaksi sewa. Di titik inilah kondisi barang harus dipastikan bersama, karena setelah serah terima, tanggung jawab atas barang berpindah kepada pihak yang menerima.

Pertama, periksa barang bersama di tempat. Jangan terburu-buru. Nyalakan perangkat elektronik, cek fisik kendaraan, atau uji fungsi alat sesuai kegunaannya. Bila ada kerusakan yang tidak tercantum di deskripsi, batalkan transaksi di momen ini — bukan setelah barang dibawa pulang.

Kedua, foto atau rekam barang saat serah terima. Ambil gambar dari beberapa sudut, termasuk bagian yang memiliki cacat agar kondisinya terdokumentasi. Simpan foto tersebut sampai pengembalian selesai. Bila di kemudian hari muncul perbedaan persepsi, foto ini menjadi bukti yang objektif.

Kedua, cocokkan kelengkapan dengan deskripsi. Untuk barang elektronik, pastikan charger dan aksesori ikut. Untuk kendaraan, pastikan dokumen dan kunci cadangan sesuai kesepakatan. Tanyakan hal-hal yang belum jelas sebelum Anda meninggalkan lokasi.

Keempat, pastikan kesepakatan tertulis. Harga, durasi, jadwal pengembalian, dan biaya bila terlambat sebaiknya disepakati lewat chat di dalam aplikasi, bukan hanya lisan. Riwayat chat dapat dijadikan rujukan bila terjadi perbedaan penafsiran.

Kelima, segera laporkan bila menemukan cacat tersembunyi. Sesuai ketentuan platform, keluhan atas cacat tersembunyi atau ketidaksesuaian diajukan paling lambat 1 x 24 jam setelah serah terima melalui aplikasi disertai bukti foto atau video.

Dengan lima kebiasaan sederhana ini, risiko sengketa menurun drastis baik bagi penyewa maupun pemilik barang.

Slot Iklan

Berita Terkait