Sewami adalah platform perantara yang mempertemukan penyewa dan pemilik barang. Karena itu pembayaran dilakukan secara langsung antara kedua pihak saat serah terima barang — tunai atau sesuai kesepakatan berdua. Aplikasi tidak memproses pembayaran, sehingga tidak ada dana yang tertahan di tengah.
Cara ini punya keuntungan: Anda hanya membayar ketika barang benar-benar sudah diterima dan diperiksa kondisinya. Sebaliknya, pemilik juga menerima pembayaran pada saat barang diserahkan, bukan jauh sebelumnya.
Agar tetap aman, lakukan pembayaran setelah pemeriksaan barang bersama selesai. Jangan terburu-buru membayar sebelum Anda memastikan barang sesuai deskripsi. Bila ada perbedaan kondisi, Anda masih memiliki posisi untuk menawar atau membatalkan.
Selalu gunakan chat di dalam aplikasi untuk mencatat kesepakatan pembayaran. Jika ada tambahan biaya — misalnya biaya keterlambatan pengembalian atau biaya pengantaran — pastikan jumlahnya disepakati tertulis sebelum transaksi.
Waspadai modus penipuan. Sewami tidak pernah meminta PIN, OTP, atau kredensial perbankan Anda melalui percakapan, telepon, atau media apa pun. Jika ada pihak yang meminta hal tersebut, itu adalah penipuan dan bukan tanggung jawab Sewami.
Hati-hati juga bila ada permintaan pembayaran di luar kesepakatan yang muncul mendadak, misalnya menaikkan harga di detik-detik serah terima. Ruang negosiasi tetap milik Anda: sepakati ulang lewat chat atau batalkan transaksi.
Terakhir, simpan bukti pembayaran — struk, tangkapan layar transfer, atau catatan chat. Bukti tersebut berguna bila di kemudian hari diperlukan saat mengajukan keberatan.